Lunasilah hutang Anda, sekarang juga!

Posted by

Sejak mulai pertama kali beroperasi tahun 1987, SMA MTA hingga kini sudah meluluskan ribuan alumni. Mereka tersebar ke seluruh pelosok negeri bahkan ada yang di pelosok bumi. Profesi mereka pun beranekaragam, mulai dari pekerja formal kantoran hingga pekerja informal dengan jam kerja suka-suka. Tulisan ini sengaja didedikasikan untuk mereka yang bisa mencicipi bangku kuliah yang umumnya menjadi pegawai kantoran.

Seorang yang kuliah sudah pasti mempelajari berbagai disiplin ilmu pokok maupun penunjangnya. Ditambah dengan pengalaman lapangan ketika aktif di kegiatan ekstrakurikuler kampus semacam BEM, KM, atau UKM. Kuliah memiliki arti tersendiri bagi tiap-tiap pelakunya.

Namun tahukan kawan, bahwa dengan kuliah itu kita telah melakukan kesalahan? Kesalahan itu adalah menyingkirkan pesaing kita sehingga kita lah yang akhirnya terjaring sebagai mahasiswa. Untuk menebus kesalahan itu, ada tuntutan moral untuk mengamalkan hasil kaji selama kuliah kepada masyarakat luas. Khusunya pada bidang yang dipelajari. Dan umumnya kepada masyarakat luas tanpa mengenal batas.

Kesalahan itu bisa ditambah dengan hutang jika selama kuliah kita bisa menikmati beasiswa, baik itu beasiswa ekonomi ataupun prestasi. Mengapa disebut berhutang? Kok bisa? Toh doperoleh dengan cara legal dan tidak menyalahi undang-undang? Lagi, permasalahannya adalah kita telah menyingkirkan seorang lagi sehingga kita lah yang mendapat beasiswa itu.

Tahukah kita, darimana sumber dana beasiswa itu? Jika beasiswa diselenggarakan oleh institusi pemerintah, tentulah dana itu berasal dari anggaran rutin yang pada akhirnya adalah hasil dari perolehan pajak negara yang notabene uang rakyat.

Jika beasiswa itu dari organisasi Islam misalnya, berarti kita berhutang kepada umat Islam. Mengapa akhirnya kita yang terpilih menjadi penerima? Karena kita lah yang dianggap mampu berprestasi dan diharapkan bisa menularkan apa yang telah diperoleh.

KASMAMTA Foundation dan alumni

Dari sekian banyak pelaku aktif diskusi di group Kasmamta Foundation, banyak yang telah menikmati bangku kuliah dan menikmati beasiswa, sekaligus. Itu artinya, orang tersebut telah melakukan kesalahan dua kali dan berhutang mungkin berkali-kali.

Jika telah melakukan kesalahan, apa langkah selanjutnya? Jika telah berhutang, apa langkah selanjutnya? Kesalahan ditebus dengan melakukan kebaikan dan hutang ditebus dengan melunasinya.

Sekian banyak alumni SMA MTA telah malang melintang di berbagai penjuru dengan profesinya masing-masing. Terkhusus bagi yang pernah kuliah dan menjadi pekerja kantoran, mari kita merenung kembali sudahkah kita mengamalkan hasil belajar kita untuk kemaslahatan umat.

Tidak salah memang ketika kita tidak bisa aktif berkecimpung di KF karena memang pekerjaan yang menyita banyak waktu. Tidak salah juga ketika belum bisa menyisihkan banyak harta kita untuk membantu mereka yang membutuhkan. Yang perlu direnungkan kembali adalah, sudahkah kita ebrbagi denagn mereka yang tidak seberuntung kita?

Bagi yang pernah aktif mengikuti demo, tentu masih ingat bagaimana semangatnya ketika meneriakkan slogan-slogan membela kaum papa. Dan kinilah saatnya untuk membuktikan slogan-slogan itu, dengan tindakan nyata.

Di sinilah kita, khususnya alumni SMA MTA yang pernah menikmati bangku kuliah untuk bisa berbuat lebih banyak untuk orang lain yang tidak seberuntung diri kita. Beruntung bisa berarti secara materi ataupun immateri. Orang yang beruntung secara materi boleh jadi dia berasal dari keluarga mapan secara ekonomi. Orang yang beruntung secara immateri bisa jadi dia berasal dari keluarga yang harmonis.

Betapa tidak, tidak semua orang memiliki keberuntungan ganda itu. Berasal dari keluarga yang kuat finansialnya sekaligus harmonis keluarganya. Banyak mungkin yang hanya beruntung salah satunya. Dan tidak sedikit yang tidak memilikinya bahkan hanya salah satunya. Mereka inilah yang secara financial kurang mampu dan latar belakang keluarga juga tidak harmonis.

Melalui KF ini kami mengajak siapapun anda alumni SMA MTA untuk turut mengembangkan KF dengan apa yang dimiliki. Yang longgar hartanya, bisa dengan mengisi donasi syukur bisa rutin setiap bulan. Yang longgar waktunya, bisa dengan mengunjungi adik-adik penerima beasiswa dan berbagi cerita indah masa depan. Dan tentunya, doa dan dukungan tak lupa kami pinta agar apa yang kami kerjakan ini membawa banyak manfaat.

Dan, untuk menebus kesalahan dan hutang di masa lalu, silakan hubungi kami untuk menginfakkan harta dan/atau jiwa anda bersama kami menggerakkan umat melalui donasi beasiswa.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 3:18 PM

1 comments:

  1. bagus banget tulisanya,aq ada inspirasi jane tapi belum sempat nulis mas

    ReplyDelete