Peran Pendidikan Berkualitas bagi Masa Depan Bangsa

Posted by

Pendidikan ialah sarana untuk membentuk SDM yang berkualitas. Dengan adanya pendidikan, bangsa ini tidak lagi tertinggal jauh di kancah persaingan globalisasi, walaupun kita telah menjadi tawanan di negeri kita sendiri. Dengan pendidikan berkualitas, bangsa dan negara memiliki masa depan yang cerah.

Adapun peran pendidikan bagi masa depan, antara lain ialah :
1. Mencerdaskan kehidupan bangsa
Sesuai UUD 1945 alenia 4, tujuan utama dari pendidikan ialah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia agar bisa berpikir positif dalam segala aspek kehidupan, karena dengan pikiran positif, jernih, dan bebas dari pikiran yang hanya menuruti hawa nafsulah yang akan menyelesaikan masalah tanpa membawa masalah lain.
2. Membentuk akhlak dan pribadi bangsa
Akhlak dan pribadi bangsa tergantung dari bagaimana system pendidikannya. Apabila sistem pendidikannya baik, maka baik pula akhlak  bangsa itu. Sebaliknya apabila buruk sistem pendidikan bangsa itu, buruk pula akhlak dan pribadi bangsa itu. Mungkin kita  sering melihat dalam sekolah-sekolah berbasis Islam, banyak siswa-siswi yang melakukan perbuatan yang dilarang dalam Islam. Pacaran, mabuk-mabukan, tawuran dan sebagainya.  Itu menandakan bahwa sekolah walaupun berbasis Islam sekalipun bisa saja kurang dari yang diharapkan. Oleh karena itu, kita harus jeli dalam menentukan sekolah yang baik, karena lingkungan yang baik akan membentuk diri yang baik pula.
3. Belajar dari masa lampau
Kita telah terjajah 3,5 abad karena persatuan dan kesatuan kita masihlah sangat kurang. Nah, tujuan pendidikan ialah agar kita belajar dari masa lampau dan kita tidak mengulangi kesalahan yang sama untuk kedua kalinya. Kita pasti tidak ingin terjajah lagi seperti pada zaman dahulu, zaman dimana kita diperlakukan lebih buruk daripada binatang. Zaman dimana nyawa sama sekali tak berguna dihadapan bangsa penjajah. Zaman dimana leluhur kita diadu domba, yang mengakibatkan banyak kerugian di kedua pihak yang diadu domba. Dengan belajar dar masa lampau, kita dapat mengambil hikmah dari apa yang telah terjadi dan tidak mengulangi kesalahan untuk kedua kalinya.
4. Menjadikan pemuda sebagai pemimpin bangsa yang adil dan bertanggung jawab
 Pemuda memiliki keistimewaan daripada tingkatan usia manusia yang lain. Pemuda memiliki ketajaman ingatan yang tajam, mudah bersosialisasi, kemudahan untuk berpikir dan memunculkan ide-ide, suara yang lantang, mental dan jasmani yang sehat dan kuat, walaupun untuk usia remaja emosi masih tergolong labil, kecuali beberapa diantara mereka. Dengan labilnya emosi, pemuda mudah terjerumus untuk berbuat yang menyimpang dari tatanan nilai dan norma dalam masyarakat. Maka, pendidikan sebagai proses pembudayaan nilai dan norma terhadap peserta didik berperan sangat penting dalam mengatasi problema kenakalan remaja yang telah merajalela di masyarakat luas. Dengan pendidikan yang berkualitas, tecetaklah para pemimpin bangsa yang adil dan bertanggung jawab, yang akan membawa perubahan bangsa ini menuju kemakmuran dan kesejahteraan.
5. Memberantas kemiskinan dan pengangguran
Terutama pada sekolah yang mengembangkan minat, bakat, dan ketrampilan siswa. Zaman semakin maju dan berkembang pesat, tantangan yang dihadapi pun semakin sulit dan rumit. Jika tidak ada keterampilan atau life skill yang memadai. Kita akan terus tertinggal jauh di belakang. Dengan adanya sarana prasarana pendidikan yang mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kita dapat mengikuti perkembangan iptek yang ada. Tidak mesti harus disekolah, bisa dikursus, di perpustakaan kota, ataupun kita bisa browsing di internet jika kita mempunyai fasilitas internet di rumah kita. Dengan berhasilnya kita dalam suatu pendidikan, baik itu di sekolah, di kursus ataupun di majlis ilmu yang lain, kita mempunyai bekal untuk bekerja dan berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidup dan khususnya mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat kelak. Dan kemiskinan dan pengangguran berkurang seiring dengan tingginya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan.
6. Memberantas kebatilan
Kebatilan merupakan perbuatan dosa yang tampak dan dilakukan oleh sebagian besar masyarakat. Pacaran, minum khomr, berjudi, narkoba, pakaian minim, perzinaan, pembunuhan, dan berbagai perbuatan dosa lainnya yang masih menjadi pekat (penyakit masyarakat) yang sulit diberantas. Pendidikan menanamkan nilai dan norma terhadap para peserta didik agar menjauhi segala tindakan yang menyimpang dalam masyarakat. Pendidikan juag membiasakan peserta didik untuk senantiasa berperilaku baik, sopan dan santun sesuai dengan karakter bangsa Indonesia yang ramah tamah. Masyarakat akan tertarik terhadap suatu lembaga pendidikan yang berhasil membimbing peserta didik dan mengarahkan peserta didiknya agar berilmu dan bersikap baik. Dengan adanya pendidikan, kebatilan yang semula merajalela akan surut apabila yang hak dimunculkan

“Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap." Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap. (Q.S.al-Israa’/17:81)”
Demikianlah diantara sekian banyak manfaat pendidikan bagi masa depan suatu bangsa, maka marilah kita dukung pendidikan di Indonesia ini supaya pendidikan di negeri tercinta ini menjadi semakin laju dan berkualitas, sehingga memudahkan bangsa ini agar menjadi masyarakat madani.

Oleh: Mujtahid Nur Falah (peserta beasiswa KF periode 1)


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 3:29 AM

0 comments:

Post a Comment